Dalam momentum tersebut, Dr David Luther Lubis kembali memperoleh mandat untuk memimpin DPD AMPI Sumatera Utara setelah terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) IX AMPI Sumut. Proses pemilihan yang berlangsung singkat namun penuh konsensus itu menjadi cerminan kuatnya soliditas organisasi dan kepercayaan kader terhadap kepemimpinan David.
Ketua Umum DPP AMPI, Dr Jerry Sambuaga, dalam arahannya menegaskan bahwa fase pascapelantikan harus menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput. Menurutnya, eksistensi sebuah organisasi tidak hanya diukur dari struktur formal, melainkan dari kemampuan menghadirkan kaderisasi dan pengabdian yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
"Di bawah kepemimpinan Bang David, saya berharap AMPI Sumut terus melakukan pengembangan organisasi mulai dari tingkat kabupaten dan kota, rayon, sub rayon, bahkan hingga ke pelosok daerah. Konsolidasi merupakan fondasi utama bagi organisasi untuk tetap hidup, tumbuh, dan relevan dengan kebutuhan zaman," ujar Jerry.
Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia periode 2019-2024 itu juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Musda IX AMPI Sumut yang berlangsung cepat, demokratis, dan kondusif. Bahkan, menurutnya, pelaksanaan Musda di Sumatera Utara menjadi salah satu yang tercepat dalam sejarah penyelenggaraan Musda AMPI di Indonesia.
"Hanya sekitar tiga puluh menit, proses penetapan ketua selesai. Ini menunjukkan bahwa Bang David mendapatkan dukungan penuh dan kecintaan dari seluruh DPD AMPI kabupaten/kota se-Sumatera Utara," katanya.
Sementara itu, Ketua DPD AMPI Sumatera Utara periode 2026-2031, Dr David Luther Lubis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh kader dan pengurus AMPI se-Sumatera Utara yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi lima tahun mendatang.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia pelaksana, baik Organizing Committee (OC) maupun Steering Committee (SC), yang telah memastikan seluruh rangkaian Musda hingga pelantikan berjalan dengan baik.
"Kepercayaan ini bukan sekadar amanah organisasi, tetapi juga tanggung jawab moral untuk bersama-sama membesarkan rumah besar yang kita cintai ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh DPD AMPI kabupaten/kota serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan agenda ini," ungkap David.
Menurut David, generasi muda saat ini dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks. Fenomena judi online, penyalahgunaan narkotika yang merambah berbagai kalangan, serta derasnya arus globalisasi dan revolusi digital menuntut hadirnya organisasi kepemudaan yang mampu menjadi ruang pembentukan karakter dan laboratorium kepemimpinan.
"AMPI harus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan kader-kader visioner, berintegritas, serta memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman," tegasnya.
David juga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution terus memberikan arahan dan pembinaan agar AMPI semakin mendapat tempat di tengah masyarakat dan mampu menjadi barometer gerakan kepemudaan di Sumatera Utara.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Andar Amin Harahap, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya kembali David Luther Lubis. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
Menurut Bobby, tantangan seperti penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, praktik pungutan liar, hingga maraknya pengiriman tenaga kerja ilegal ke luar negeri membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
"Banyak persoalan yang harus kita selesaikan bersama. Organisasi kepemudaan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita harus duduk bersama, membangun sinergi, dan menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujarnya.
Ia juga menyoroti perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang harus direspons dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di era transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kata Bobby, siap memberikan dukungan terhadap program-program yang berorientasi pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan literasi digital, serta pemberdayaan generasi muda.
"Ketika organisasi kepemudaan fokus membangun kualitas manusia, maka pemerintah tentu hadir untuk memberikan dukungan dan ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Bobby juga mengapresiasi eksistensi AMPI Sumatera Utara yang dinilai terus menunjukkan kontribusi nyata dalam pembinaan generasi muda.
"Selamat kepada Bang David dan seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga AMPI semakin maju, semakin dicintai masyarakat, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Sumatera Utara," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Musda IX sekaligus Pelantikan DPD AMPI Sumatera Utara masa bakti 2026-2031, Gibriel Nainggolan, melaporkan bahwa seluruh rangkaian Musda telah berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan aklamasi yang kembali menetapkan Dr David Luther Lubis sebagai Ketua DPD AMPI Sumut.
Atas nama panitia, Gibriel juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu dan undangan apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan dan penyambutan selama pelaksanaan kegiatan.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan penegasan bahwa organisasi kepemudaan harus tetap menjadi pilar pembinaan generasi, ruang kaderisasi, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjawab tantangan zaman. Di tengah perubahan global yang bergerak semakin cepat, AMPI Sumatera Utara dituntut tidak hanya menjadi organisasi yang besar secara struktur, tetapi juga kuat dalam gagasan, matang dalam kaderisasi, dan hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan.
(Redaksi)

