MEDAN BELAWAN – Keluhan masyarakat terkait pencemaran lingkungan kembali mencuat di wilayah Medan Belawan. Kali ini, sebuah pabrik pengolahan ikan laut yang diduga milik PT Yasuriang Samudra Rezeki dituding membuang limbah operasionalnya langsung ke parit warga di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (13/03/2026), aliran parit di sekitar lokasi pabrik tampak berwarna hitam pekat, berbusa, dan menebarkan aroma yang sangat menyengat. Kondisi ini dikhawatirkan akan merusak ekosistem lokal serta mengancam kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran parit tersebut.
Dugaan Pelanggaran Perizinan dan Manipulasi Pajak
Selain masalah lingkungan, pabrik tersebut juga disorot karena tidak adanya papan nama perusahaan atau identitas usaha di lokasi bangunan. Hal ini memicu dugaan kuat bahwa operasional pabrik tersebut:
1. Tidak memiliki izin resmi (IMB/PBG dan Izin Lingkungan).
2. Berusaha mengelabui kewajiban pajak dengan menyamarkan aktivitas usaha dari pantauan pemerintah.
Sesuai dengan aturan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, setiap usaha yang menghasilkan limbah wajib melakukan pengelolaan secara benar agar tidak mencemari lingkungan.
Desakan Kepada Kejaksaan Agung (Kejagung)
Mengingat adanya indikasi kerugian negara dari sektor pajak dan pelanggaran hukum lingkungan yang serius, elemen masyarakat meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) serta instansi terkait untuk turun tangan melakukan audit dan tindakan hukum terhadap pemilik PT Yasuriang Samudra Rezeki.
"Kami meminta Kejagung dan Dinas Lingkungan Hidup tidak tutup mata. Keberadaan pabrik tanpa papan nama ini sudah mencurigakan, apalagi limbahnya dibuang begitu saja ke parit warga. Ini jelas melanggar aturan," ujar salah satu perwakilan warga di lokasi.
Masyarakat berharap adanya transparansi terkait legalitas lahan dan bangunan serta sanksi tegas berupa penutupan operasional jika terbukti perusahaan tersebut mengabaikan regulasi yang berlaku di Indonesia.(AL)







0 Komentar