Header Ads Widget

Dua Alumni AKPOL 99 Bertemu di Lapangan Polrestabes Medan, Perkuat Persatuan Lewat Buka Puasa Bersama


Medan, 9 Maret 2026 — Suasana penuh keakraban dan kehangatan menyelimuti Lapangan Polrestabes Medan pada Senin sore, 9 Maret 2026. Pimpinan Daerah Pembela Tanah Air (Pangdiv PETA) Sumatera Utara menghadiri acara Buka Puasa Bersama Kaporestabes yang dihadiri oleh berbagai elemen strategis masyarakat Kota Medan, mulai dari unsur Polri, ulama, aktivis, tokoh masyarakat, hingga warga umum.


‎Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Pangdiv PETA Sumatera Utara, Ir. Khairi Amri, bersama Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Medan, Komisaris Besar Polisi Jean Calvin Simanjuntak.Pangbes PETA dan Kapolrestabes adalah sosok pemimpin yang menyimpan nilai historis yang istimewa: keduanya merupakan alumni Akademi Kepolisian Republik Indonesia (AKPOL) angkatan tahun 1999 — ikatan persaudaraan yang telah terjalin lebih dari dua dekade.


‎Dalam sambutannya, Pangdiv PETA Sumut Ir. Khairi Amri menyampaikan bahwa momen Ramadan adalah waktu yang paling tepat untuk memperkuat tali persaudaraan lintas elemen bangsa. "Kami tidak hanya mempererat silaturahmi antarorganisasi, tetapi juga membangun jembatan antara aparat keamanan, pemuka agama, dan masyarakat. Inilah esensi Ramadan yang sesungguhnya," ujar Khairi Amri di hadapan ratusan peserta yang hadir.


‎Senada dengan hal tersebut, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai sinergi antara organisasi kemasyarakatan Islam seperti PETA dengan jajaran Polri merupakan fondasi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Medan. "Kita bertemu hari ini bukan hanya sebagai sahabat lama satu angkatan, tetapi sebagai sesama anak bangsa yang memiliki cita-cita yang sama: Medan yang aman, damai, dan harmonis," tutur Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak.


‎Pangbes PETA dan Kapolrestabes keduanya dikenal sebagai figur yang dekat dengan masyarakat dan aktif mendorong sinergi antarumat dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang toleran dan saling menghormati.


‎Kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, di antaranya para ulama dan kyai dari berbagai pesantren di Sumatera Utara, aktivis organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, tokoh adat dan tokoh lintas agama, serta anggota Polrestabes Medan dan masyarakat umum. Semangat kebersamaan semakin menguat ketika azan Maghrib berkumandang dan seluruh peserta berbuka puasa bersama dalam satu barisan yang mencerminkan persatuan.


‎Melalui kegiatan ini, PETA Sumatera Utara berharap agar tradisi silaturahmi antara Polri, ulama, aktivis, tokoh masyarakat, dan warga dapat terus dilembagakan, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi sepanjang tahun demi terwujudnya Kota Medan yang harmonis, aman, dan berkeadaban.(Team)

Posting Komentar

0 Komentar