MEDAN BELAWAN, SUMATERA UTARA – Praktik distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar yang diduga ilegal kembali terpantau marak terjadi di kawasan Medan Belawan. Berdasarkan temuan di lapangan pada Rabu (28/01/2026), sebuah armada pengangkut terlihat sedang melakukan aktivitas di area dermaga yang dicurigai sebagai jalur distribusi ilegal.
Pemilik Enggan Memberikan Klarifikasi
Saat tim awak media mencoba melakukan konfirmasi terkait legalitas muatan dan operasional tersebut kepada pihak yang diduga sebagai pemilik berinisial DD, yang bersangkutan tidak memberikan respon sama sekali. Sikap bungkam dari pihak pengelola ini semakin memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam prosedur perizinan dan distribusi BBM tersebut.
Berdasarkan data GPS dan dokumentasi visual, aktivitas ini terpantau berada di titik koordinat Lat 3.787854°, Long 98.715943°, kawasan Bagan Deli, Medan Belawan. Kendaraan yang digunakan menunjukkan indikasi pengangkutan material berbahaya (Hazardous Materials) namun tanpa transparansi operasional yang jelas kepada publik.
Desakan Penindakan Tegas oleh Aparat Penegak Hukum (APH)
Maraknya aktivitas BBM Solar ilegal ini tidak hanya merugikan negara dari sektor pendapatan pajak, tetapi juga merusak ekosistem distribusi energi yang sehat di wilayah Sumatera Utara. Oleh karena itu, kami mendesak:
1. Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan guna melakukan sidak dan pemeriksaan dokumen resmi.
2. Aparat Penegak Hukum untuk menindak tegas oknum berinisial DD serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam rantai distribusi ilegal ini tanpa pandang bulu.
3. Pihak Pertamina untuk memperketat pengawasan jalur distribusi agar BBM subsidi maupun industri tidak diselewengkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Hingga berita ini diturunkan, tim awak media masih terus berupaya mendapatkan pernyataan resmi dari otoritas pelabuhan dan kepolisian setempat terkait langkah konkret yang akan diambil untuk memberantas praktik ilegal ini.(Team)



0 Komentar